Kain Tenun Tanimbar

Mediane Nurul Fuadah Oct 09, 2016 Produk Kreatif, Seni Budaya
Berbagi Kisah, Berbagi Inspirasi:

header4

Tahukah kamu? Indonesia memiliki keragaman budaya yang dapat dibanggakan. Salah satu produk kreatif yang telah ada sejak jaman pra sejarah ialah kain tenun. Secara sederhana, kain tenun dibuat dengan menyilangkan dua jenis benang sehingga menghasilkan tekstur kain yang sedikit kasar. Kain tenun bukan hanya terdapat di Indonesia lho, kain tenun bisa didapatkan juga di beberapa daerah di Asia, Afrika, bahkan Eropa. Meski demikian, Indonesia mempunyai jenis yang sangat beragam tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia, dari Sumatera hingga Papua.

Tentunya kita sudah tak asing lagi dari kain tenun asal Sumatera seperti Ulos Batak atau Songket Palembang dan di tanah Jawa pun terdapat kain Lurik. Bagaimana halnya dengan daerah lainnya? Kalimantan juga memiliki kain tenun Doyo, Pagatan, dan Sambas. Di Sulawesi terdapat tenun Toraja, Buton, dan Donggala. Adapula tenun di Nusa Tenggara Timur dan Barat. Tapi pernahkah Anda mendengar kain tenun daerah Maluku?

Salah satu daerah penghasil tenun di Maluku adalah Tanimbar yang tepatnya berada di Maluku Tenggara Barat. Tenun Tanimbar adalah tenun ikat dengan proses pengikatan motif benang terlebih dahulu sebelum diberi warna. Dahulunya tenun ini biasa dipakai oleh bangsawan-bangsawan Tanimbar. Kain tenun yang kian langka ditemui adalah jenis kain tenun serat alami yang menggunakan benang hasil pintalan sendiri dan memakai pewarna alami. Dengan proses berupa pemintalan benang, pencarian warna yang diinginkan, penenunan, dan pencelupan yang berkali-kali, proses pembuatan kain tenun serat alami bisa memakan waktu yang cukup lama hingga bertahun-tahun.

Sayangnya seiring dengan tingkat kesulitan pembuatannya, semakin sulit juga para pengrajin mendapatkan pembeli. Disamping promosi yang masih terbatas, harga yang relatif mahal adalah salah satu alasan terbesar. Tetapi mengingat tingkat kesulitan serta nilai seni dan budaya tinggi yang terkandung, sayang rasanya bila pada akhirnya salah satu produk kreatif Indonesia ini harus punah.

Sebagai bentuk pelestarian, mari mulai mengapresiasi produk budaya dan kreatif Indonesia dengan mulai menggunakan dan aktif mempromosikannya.

 

Narashakti mendukung upaya-upaya pelestarian produk kreatif dan budaya Indonesia.
Untuk info lebih lanjut tentang Kain Tenun Tanimbar, silakan layangkan email ke medianenf@narashakti.org

Tentang Penulis: mnfnotes.wordpress.com

Berbagi Kisah, Berbagi Inspirasi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Comments

    Narashakti